Rakan Gawe Batur

Dilihat : 10318 Kali, Updated: 13 05 2014 22:35:32
Rakan Gawe Batur

Untuk memulai segala sesuatu alangkah baiknya di dahului dengan doa dan syukuran. Seperti dalam memulai membuat rumah, "batur" orang Kebasen menyebutnya /red.

Diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Kemudian dilanjutkan dengan memakan jajanan pasar atau "rakan". Jajanan yang dibeli dari pasar ini terdiri dari; kupat slamet, peyek, mendoan, kue apem, kue lapis, lemet, tape, ciwel hitam putih, cetil, intil, aweg-aweg, ketan, kacang rebus, mendut, utri, galundeng, donat glopot, kue kamir, dan kue serabi. Rakan yang di sajikan pagi hari sekaligus untuk sarapan tutur Susanti (28). Selanjutnya keluarga dan tetangga di lingkungan RT.06/III Kebasen ini bergotong royong untuk memulai pekerjaan pembuatan rumah.

Pilihan hari rupanya masih di pegang teguh oleh sebagian masyarakat. Seperti Supriyanto Nugroho (31) yang ingin segera memisah dari orang tuanya dengan membut rumah baru. Ia mengatakan, hari Jum’at pon (09/05/14) merupakan hari baik untuk “gawe batur”.

Suhedi (62) yang dipercaya menjadi imam dalam doa bersama menuturkan, syukuran ini dimaksudkan agar dalam membangun rumah tidak ada kendala suatu apapun serta menjadi keluarga yang bahagia.

(Andi Priyatno)

Related Posts

Komentar